Gedung Sekolah Rakyat di Sentra Handayani, Cipayung, Jakarta Timur. Aktual/DOK ID

Jakarta, aktual.com – Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Jawa Tengah 1 yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes.

Proyek ini ditargetkan rampung pada Juni 2026 agar dapat digunakan menjelang tahun ajaran baru pada Juli.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.

“Pembangunan semua Sekolah Rakyat Tahap II ini harus dipastikan bisa selesai seluruhnya pada Juni, sebelum tahun ajaran baru pada Juli,” kata Menteri Dody, di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Proyek pembangunan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp244,69 miliar.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh konsorsium kontraktor KSO WIKA–WEGE–APIK dengan dukungan manajemen konstruksi dari ARSS Baru KSO bersama PT Intimulya Multikencana.

Lingkup pekerjaan mencakup pembangunan kawasan pendidikan terpadu dengan luas bangunan sekitar 27.372 meter persegi.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, rumah susun guru, kantin, masjid, ruang serbaguna, sarana olahraga, serta infrastruktur pendukung lainnya dalam satu kawasan.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini sempat menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan, seperti curah hujan tinggi dan terbatasnya akses distribusi material menuju lokasi pembangunan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian PU bersama para pihak terkait melakukan penyesuaian metode konstruksi dengan mengadopsi penggunaan struktur baja pada sebagian bangunan.

Langkah ini dinilai dapat mempercepat durasi pekerjaan struktur secara signifikan, dari sekitar 180 hari menjadi sekitar 48 hari.

Selain itu, percepatan juga dilakukan melalui peningkatan kapasitas alat angkat, percepatan mobilisasi material, penambahan tenaga kerja, serta penerapan sistem kerja dua shift.

Upaya lain yang dilakukan adalah percepatan pembangunan akses logistik berupa jembatan bailey guna mendukung kelancaran distribusi material ke lokasi proyek.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk mengawal pembangunan ini agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang terjaga, sehingga dapat mendukung pemerataan akses pendidikan di wilayah Brebes dan sekitarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi