Jakarta, aktual.com – Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menilai langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa dibaca sebagai sinyal yang menarik di tengah perhatian publik terhadap kondisi pasar.
Hensa mengatakan kehadiran pimpinan DPR di BEI memang memunculkan rasa penasaran. Namun, menurut dia, langkah itu juga bisa dimaknai sebagai upaya menunjukkan bahwa negara ikut hadir memperhatikan kondisi pasar.
“Kalau dilihat sekilas memang agak tidak biasa, tetapi DPR datang ke BEI bisa jadi punya pesan tertentu dan itu bisa saja dibaca sebagai sinyal bahwa ada perhatian terhadap situasi pasar,” ujar Hensa dalam keterangan di Jakarta, Rabu (20/5).
Ia menilai dalam komunikasi publik, langkah seperti itu akan lebih kuat jika dijelaskan dengan baik agar masyarakat memahami maksudnya.
Menurutnya, jika memang tujuannya untuk memantau kesiapan menghadapi penilaian lembaga seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI), maka pesan itu bisa menjadi penting bagi pasar dan publik.
“Kalau memang ingin memberi sinyal ke pasar, ya itu bagus. Tinggal bagaimana menjelaskannya ke publik supaya konteksnya lebih jelas dan tidak menimbulkan tanda tanya yang berlebihan,” kata Hensa.
Ia juga mengaitkan momen itu dengan agenda Presiden Prabowo Subianto di DPR yang memuat penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal atau KEM-PPKF RAPBN 2027.
Menurut dia, dua agenda itu bisa dibaca sebagai rangkaian pesan yang menunjukkan bahwa pemerintah dan DPR sedang sama-sama memberi perhatian pada arah kebijakan ekonomi.
“Kalau dibaca bersama, langkah Dasco dan agenda Presiden di DPR itu bisa saling menguatkan. Artinya, ada pesan bahwa negara sedang menyiapkan diri dengan serius, baik dari sisi politik maupun dari sisi pasar,” ujarnya.
Hensa mengatakan langkah seperti itu bisa saja tepat, tetapi tetap harus diiringi dengan komunikasi yang baik. Tanpa itu, menurutnya, pesan positif yang ingin disampaikan justru bisa kehilangan makna.
“Hal seperti ini bagus kalau komunikasinya rapi. Jadi, publik tidak hanya melihat gerakannya, tetapi juga mengerti maksudnya. Kalau itu tercapai, pesannya akan lebih kuat,” ujar Hensa.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambangi Gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5) untuk mengecek kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah mengalami dinamika.
Dasco meminta agar BEI menciptakan regulasi-regulasi yang bisa meyakinkan dan membuat para investor lokal merasa nyaman.
Ia juga menyampaikan pihaknya telah berdiskusi dengan BEI untuk membuat investor ritel yang ada terus tumbuh dan berkembang.
“Kita yakin dan percaya bahwa bursa kita ke depan akan semakin kuat,” kata Dasco.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain















