Presiden Prabowo Subianto (tiga kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (empat kiri) berfoto bersama sejumlah petinggi DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026) menjelang Rapat DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
Presiden Prabowo Subianto (tiga kiri) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (empat kiri) berfoto bersama sejumlah petinggi DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026) menjelang Rapat DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto tiba di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu pagi untuk berpidato menyampaikan secara langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Untuk pertama kalinya, Presiden Prabowo akan berpidato menyampaikan secara langsung kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal untuk RAPBN 2027 dalam Rapat DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026.

Presiden tiba di Gedung Nusantara pukul 09.32 WIB disambut langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani di area pelataran. Presiden Prabowo didampingi oleh Puan kemudian berjalan masuk, dan ada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang juga menyambut Presiden.

Presiden Prabowo bersama Wapres Gibran, Puan serta dua Wakil Ketua DPR RI masing-masing Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa lanjut berfoto bersama.

Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato sekitar pukul 10.00 WIB dan akan menyampaikan sejumlah asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027, di antaranya mencakup asumsi pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga SBN, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, harga minyak mentah Indonesia, lifting minyak mentah, dan lifting gas bumi.

Kemudian, Presiden Prabowo, dalam pidatonya kemungkinan juga akan menyampaikan sejumlah sasaran pembangunan yang ditargetkan untuk tahun 2027.

Indikator-indikator yang akan disampaikan itu mencakup tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, rasio gini, indeks modal manusia, indeks kesejahteraan petani, dan proporsi penciptaan lapangan kerja formal.

Rapat Paripurna DPR RI hari ini membahas tiga agenda utama, yaitu penyampaian KEM-PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh pemerintah; laporan Badan Legislasi DPR RI atas evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2026 dilanjutkan dengan pengambilan keputusan; dan pendapat fraksi-fraksi atas RUU inisiatif Komisi III DPR RI tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usulan DPR RI.

Sejumlah pejabat dari jajaran Kabinet Merah Putih yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Kemudian, ada pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan jajaran pejabat negara lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain