Jakarta, Aktual.co — Penyakit Lupus (atau dikenal dengan Systemic Lupus Erythematosus/ SLE, red) merupakan penyakit yang terjadi karena adanya kelainan sistem imun di dalam tubuh.

Bagi penderitanya sistem kekebalan tubuh yang berlebihan tersebut menyerang sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, sistem kardiovaskuler, paru-paru, ginjal, hati, mata, otak, sistem saraf, dan sistem pembuluh darah serta sel-sel darah.

Sementara itu, para ahli menduga bahwa penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Lantas, bagaimanakah mengenali gejala dari penyakit Lupus tersebut? Berikut gejala-gejala yang sering dijumpai pada penderita penyakit Lupus :

1. Ruam kemerahan pada wajah dan tubuh bagi penderita Lupus. Biasanya timbul ruam kemerahan pada bagian hidung dan pipi mirip kupu-kupu (atau disebut butterfly rush, red). Ruam tersebut bisa timbul pada tubuh menyerupai cakram, timbul dan bersisik.

2. Sariawan. Timbul sariawan pada mulut dan tenggorokan

3. Nyeri Sendi. Nyeri pada sendi disertai dengan pembengkakan dan penumpukan cairan

4. Anemia. Sel-sel darah merah diserang oleh penyakit Lupus ini sehingga menyebabkan anemia.

5. Kulit yang peka. Pada penderita penyakit Lupus kulit semakin peka terhadap paparan Sinar Matahari sehingga kulit mudah sekali menjadi gosong

6. Kelainan Ginjal. Di dalam urine terdapat protein, berbusa atau berdarah

7. Demam dan kelelahan yang berlebihan

8. Terdapat cairan dirongga jantung sehingga nyeri saat menarik nafas

9. Ada antibodi lain yang tidak seharusnya ada didalam tubuh

10. Kelainan Saraf. Tiba-tiba kejang  tanpa penyebab yang jelas

11. Panas dan demam berkepanjangan. Penyebab penyakit Lupus  itu sendiri merupakan kombinasi faktor keturunan, faktor lingkungan dan faktor hormon.

Paparan Sinar Matahari, penggunaan obat-obatan, infeksi dan stres juga merupakan sumber pencetus penyakit Lupus. Walaupun demikian penyakit Lupus tidak menular seperti layaknya penyakit lain.

Artikel ini ditulis oleh: