Madiun, aktual.com – Organisasi nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Madiun, Jawa Timur mendistribusikan sebanyak 1 ton beras untuk para santri di wilayah setempat melalui program BERISI (Beras untuk Santri Indonesia).

Kepala ACT Cabang Madiun, Sumintoro mengatakan program BERISI merupakan salah satu wujud komitmen ACT dalam memberikan perhatian terhadap generasi masa depan bangsa. Sasaran program tersebut adalah santri dan pondok pesantren yang masih dalam kondisi pra-sejahtera.

“Mereka nantinya yang diharapkan menjadi penjaga khazanah keilmuan Islam, maka sudah harusnya mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, kebutuhan mereka harus kita pikirkan juga,” ujar Sumintoro di Madiun, Sabtu (21/12).

Staf Program ACT Cabang Madiun Didik Purwoko menambahkan bahwa program BERISI akan berjalan beberapa tahap. Untuk tahap pertama, dilaksanakan selama satu pekan ke depan sebanyak 1 ton beras.

“Rencana distribusi selain di Madiun, juga beberapa pondok pesantren di Magetan dan Ponorogo. Totalnya 1 ton lebih, Insya Allah,” katanya.

Sementara, Kiai Mohammad Makruf, pengasuh Pondok Pesantren Al Ma’ruf di Desa Wonoayu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan beras yang diberikan.

Pengasuh belasan santri dari berbagai pelosok daerah tersebut menuturkan bantuan beras sebanyak 300 kilogram tersebut sangat dibutuhkan untuk para santrinya.

“Mereka banyak yang datang hanya berbekal keinginan belajar saja. Tidak bawa apa-apa dari rumah. Jadi kalau ada bantuan seperti ini, kami sangat berterima kasih sekali,” kata Kiai Makruf.

Ia berharap lebih banyak lagi pondok pesantren pra-sejahtera yang mendapat bantuan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan bagi para santri. (Eko Priyanto)

(Zaenal Arifin)