Jakarta, Aktual.co —  Afrika Selatan meluncurkan sebuah pemburuan untuk menangkap pembunuh kapten sepakbola nasional Afrika Selatan Senzo Meyiwa, yang ditembak mati saat terjadi perampokan di rumah kekasihnya.
Polisi mengatakan kiper berusia 27 tahun itu tewas pada Minggu malam (26/10) setelah perampok masuk ke rumah Kelly Khumalo, yaitu kekasih Meyiwa yang adalah seorang bintang pop.
Presiden Afrika Selatan memimpin warganya untuk menyuarakan kemarahan atas insiden serangan yang mengejutkan itu.
Lebih dari 17.000 orang tewas di Afrika Selatan tahun lalu, namun pembunuhan pahlawan olahraga populer itu bahkan telah mengejutkan bangsa yang lelah dengan aksi kejahatan ini.
“Kata-kata tidak dapat mengekspresikan keterkejutan bangsa kita atas kehilangan ini,” kata Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.
Zuma mengatakan, polisi harus “melakukan segala sesuatu yang bisa dilakukan untuk mencari pembunuhnya” dan membawa mereka ke pengadilan.
Komisaris Polisi Nasional Riah Phiyega mengatakan sebuah aksi pemburuan sekarang sedang dijalankan untuk mencari dan menangkap pembunuh Meyiwa.
“Kami percaya bahwa seseorang, di suatu tempat, entah bagaimana tahu sesuatu tentang kejahatan ini,” kata Phiyega mendorong masyarakat untuk berpartisipasi.
Polisi telah menawarkan hadiah sebesar 250.000 rand (setara 29.123 dolar AS) untuk setiap informasi yang dapat membantu penangkapan pembunuh Meyiwa.
Sambil menahan turunnya air mata, pelatih sepak bola nasional Afrika Selatan Shakes Mashaba menggambarkan Meyiwa sebagai orang yang sangat baik dan merupakan nama pertama dalam timnya.
Menurut para pejabat klub sepakbola lokal Orlando Pirates, rekan-rekan Meyiwa di klub tersebut terisak dan menangis tak terkendali selama pertemuan tim yang dilakukan pada Senin.
Penghormatan terhadap Meyiwa pun mengalir dari seluruh klub dan pemain di dunia sepakbola.
Kiper sekaligus kapten tim sepakbola Spanyol, Iker Casillas, pada akun Instagramnya mengunggah foto yang diambil ketika dia dan Meyiwa selesai bertukar kaos. Casillas mengatakan “Sangat bersedih atas kepergian dramatis seorang teman, RIP (rest in peace) Senzo”.
Meyiwa ditembak mati di sebuah rumah di Vosloorus, yaitu kota yang terletak sekitar 30 kilometer di sebelah selatan Johannesburg.
“Dikatakan bahwa dua tersangka memasuki rumah dan berhadapan dengan penghuni rumah, sementara satu tersangka lainnya berada di luar,” kata Komisioner Polisi Phiyega.
Sebuah ponsel diambil dan tiga tersangka pembunuh itu digambarkan sebagai warga yang berusia akhir 20-an dan awal 30-an, dan mereka melarikan diri dengan berjalan kaki.

()