Happy mother with newborn baby

Jakarta, Aktual.com — Ahli syaraf dari Rumah Sakit Umum Bunda Jakarta dr Irawati Hawari SpS mengatakan konsumsi asam folat saat hamil dapat mencegah epilepsi atau ayan pada anak.

“Begitu tahu hamil, segera konsumsi asam folat untuk mencegah epilepsi pada anak,” kata Irawati di Jakarta, Rabu (1/7).

Kehamilan yang baik, sambung dia, adalah kehamilan yang direncanakan. Epilepsi merupakan penyakit neurologi yang dapat mengenai siapa saja tanpa batasan usia, jenis kelamin, ras maupun sosial ekonomi.

Angka kejadian epilepsi masih tinggi, rata-rata prevalensi epilepsi aktif 8,2 dari 1.000 penduduk. Diperkirakan jumlah penyandang epilepsi sekitar 1,1 juta hingga 8,8 juta pasien.

“Epilepsi terjadi karena kerusakan pada otak,” jelas dia.

Gangguan pada otak tersebut dapat disebabkan cedera kepala, tumor, kelainan genetika dan lainnya. Tanda-tanda epilepsi dapat diketahui melalui kejang pada anak, terutama kejang yang terjadi saat anak masih di bawah satu tahun.

“Risiko kejang demam biasanya dimulai pada usia anak satu tahun. Akan tetapi, kalau kejang demam sejak anak di bawah satu tahun besar kemungkinan mengidap epilepsi,” katanya.

Ia meminta para orang tua segera memberi obat penurun panas pada anak begitu suhu badannya mendekati 37,5 derajat celcius karena jika dibiarkan dikhawatirkan terjadi gangguan pada otaknya.

Epilepsi dapat disembuhkan. Sebanyak 70 persen dapat diobati dengan satu jenis obat antiepilepsi, sedangkan 30 persen sulit diatasi meskipun dengan bantuan tiga atau lebih obat antiepilepsi. Pengobatan pada epilepsi refrakter atau yang sulit diatasi, maka diperlukan alternatif pengobatan yakni bedah epilepsi.

(Ant)

()