Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Pengusaha (Crazy Rich asal Malang) Gilang Widya Pramana dan Istrinya Shandy Purnamasari di acara Ajang Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (11/12/2021).

Jakarta, Aktual.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan Family Sunday Movie (FSM) periode April sudah dibuka. Dia mengajak sineas muda untuk ikut berkompetisi dalam acara itu.

“Selamat datang para agen perubahan! Saya tunggu mahakarya kalian,” kata Menparekraf Sandiaga Uno bersemangat dikutip, Ahad (3/4).

Tingginya animo masyarakat terhadap FSM dua periode lalu membuat Sandiaga makin optimistis jika kegiatan tersebut menjadi lokomotif kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Terpilihnya film ‘Maramba’ karya Sutradara Riandhani Yudha Pamungkas dari Komunitas Etanan Films pada periode Februari, dan film ‘Bagurau’ karya Sutradara Yuditia Leo Andhika periode Maret merupakan langkah awal bagi para sineas muda untuk meningkatkan performa.

Menurut Sandiaga, secara tidak langsung kedua film ini juga turut mempromosikan Sumba dan Sumatera Barat sebagai destinasi wisata yang menarik dan patut dikunjungi.

Dari sini penonton bisa menyaksikan ragam budaya yang tertuang dalam karya audio visual.

“Begitulah keistimewaan dari sebuah karya perfilman yang memberikan dampak positif bagi kebangkitan sektor parekfraf,” ujar mantan Wagub DKI Jakarta itu.

Sandiaga Uno meyakini makin banyak sineas memproduksi film yang mengangkat keunikan daerah akan semakin cepat pula proses pemulihan ekonomi nasional dan terbukanya lapangan kerja.

Kepada para sineas muda yang akan berkompetisi di FSM periode April ini, Sandiaga juga berpesan melalui sinema yang berkualitas dan memenuhi kaidah film pendek untuk memperlihatkan kearifan lokal dan menggali akar nusantara dengan berkarya #DiIndonesiaAja!”.

Kemenparekraf sudah menyiapkan berbagai apresiasi bagi film-film yang terpilih, seperti sertifikat, hadiah uang tunai, kit FSM, dan penayangan poster film di sejumlah area Gedung Kemenparekraf. Film terpilih juga akan ditayangkan secara premier di kanal YouTube Kemenparekraf selama sebulan.

(Wisnu)