Dalam aksinya mendesak Gebenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menolak keberdaan aplikasi dan menuntut pemerintah menutup aplikasi transportasi online, yakni Uber dan Grab Taksi.

Bogor, Aktual.com – Aksi mogok angkot di Kota Bogor, Senin (20/3), berujung ricuh. Saat supir angkot berbagai trayek Kota Bogor menggelar aksi, berpapasan dengan pengemudi ojek online saling. Akibatnya mereka terlibat kericuhan di depan Rumah Sakit Hermina Kota Bogor.

Kericuhan ini terjadi saat pengemudi ojek online sedang berkumpul dan melihat salah satu atribut dari transportasi online diikat di knalpot mobil angkot 32 yang sedang mogok kerja.

Para pengemudi ojek tak terima atas kejadian tersebut dan kericuhan pun tak terhindarkan. Hingga laporan ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi masih berstatus waspada. Pada pengemudi ojek online mulai berpindah ke depan Giant Yasmin.

Beberapa orang di antara mereka juga ada yang membawa pedang, golok dan mencoba mencabuti bambu papan reklame yang terpasang di pinggir jalan raya.

(Gespy Kartikwati Amino)

()