Malang, Aktual.co — Perusahaan Minum (PDAM) Kota Malang, Sabtu (8/11) melakukan pengecekan debet air, di sumber air Karangan, Desa Donowarih, Karangploso Kabupaten Malang.

Pengecekan dilakukan untuk melihat debet mata air selama musim kemarau yang melanda daerah Malang dan sekitarnya. Sumber dengan realisasi debet air 38 liter perdetik itu mengalami penurunan debet air hingga 29 liter perdetik pada sepanjang musim kemarau ini.

“Penurunan debet ini akan berlangsung hingga awal Desember meski sudah turun hujan,” kata Dirut PDAM, Jemianto, Sabtu (8/11).

Penurunan debet sumber air ini lanjut Jemianto dikarenakan oleh perilaku alam, dimana saat ini pada daerah gunung Biru, di atas sumber ini sedang mengalami gangguan ekologis, yang dialih fungsikan menjadi pertanian.

“Itu menyebabkan pula adanya penurunan kuantitas air,” terangnya.

Tak hanya itu, penambangan batu di sekitar sumber air ini juga mempengaruhi kualitas air. Namun, untuk pengeruhan air ini PDAM mengaku sudah melakukan antisipasi dengan melakukan filter air.

“Kita sudah ada filter untuk penjernihan air,” tambahnya.

Kendati demikian, pria yang kerap disapa Jimi ini menegaskan, penurunan debet air ini masih belum berpengaruh bagi masyarakat pengguna air PDAM.

“Belum ada efeknya, karena air itu memang kita tampung, baru kita distribusikan, jadi pengaruhnya tak begitu besar,” pungkasnya.

(Eka)