Jakarta, Aktual.com — Federasi Sepakbola Amerika Serikat (AS) mengatakan, pada Kamis (25/02) waktu setempat, bahwa pihaknya akan memberi suara untuk Pangeran Ali bin Al Hussein untuk menjadi pemimpin baru FIFA, badan sepakbola dunia yang sedang terkena skandal itu.

Presiden AS Soccer, Sunil Gulati mengumumkan, bahwa keputusan itu melalui Twitter.

“US Soccer akan memberi suara untuk Ali untuk FIFA untuk (menjadi) presiden FIFA,” cuit Gulati, setelah sebelumnya menulis di media sosial bahwa para pejabat AS.

“telah menjalani pertemuan yang bagus dengan kelima kandidat FIFA pada malam ini di Zurich.”

Canada Soccer juga mengumumkan niat mereka untuk pemungutan suara pada Jumat di Swiss untuk menggantikan Sepp Blatter, mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa mereka akan memberi suara untuk Gianni Infantino, sekretaris jenderal UEFA.

“Canada Soccer terus memberikan semua dukungan untuk membawa permainan ke jalan yang lebih baik dan menyambut adopsi dan implementasi reformasi yang penting untuk memastikan masa depan olahraga,” kata federasi Kanada dalam pernyataannya.

“Dewan Direktur Canada Soccer dengan bulat memberikan suara untuk Gianni Infantino untuk (menjadi) presiden FIFA sebagai kandidat terbaik untuk mengimplementasikan reformasi pemerintahan dan membawa FIFA kembali fokusnya – olahraga sepakbola.

Baik AS dan Kanada merupakan anggota CONCACAF, Konfederasi utuk Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, yang menjadi pusat krisis korupsi dalam sepak bola dunia.

Badan regional itu mengumumkan reformasi setelah pertemuan di Zurich pada Kamis, di mana para pejabat mengonfirmasi pihaknya tidak akan mendukung kandidat tertentu.

Badan sepakbola dunia bernilai miliaran dolar itu berada dalam kekacauan sejak penahanan tujuh pejabat sepak bola di Zurich pada Kongres Mei silam terkait penyuapan bernilai lebih dari 200 juta dolar.

Pangeran Ali, presiden federasi Yordania yang kalah dari Blatter pada pemilihan tahun lalu, mencuit rasa terima kasihnya sebagai respon kepada Gulati.

“Saya bangga untuk menerima dukungan dari USSoccer, bergabung dalam visi untuk FIFA yang baru, transparan, adil, dan jujur yang mementingkan sepakbola,” tulisnya.

()