Suasana museum Bursa Efek Indoneaia (BEI) di Jakarta, Kamis (26/4). Kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang masih akan berlangsung hingga tahun depan serta imbal hasil surat utang AS yang menembus level psikologis menyebabkan pasar saham Asia meriang sepekan ini. IHSG turun 2,81% ke 5.909. IHSG menggenapi penurunan sepekan atau lima hari perdagangan berturut-turut. Kamis (26/4), Dalam lima hari penurunan, IHSG merosot 7,03%. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu kembali menguat pukul 11.20 WIB sebesar 6,02 poin atau 0,08 persen menjadi 6.093,37.

“Masih bertahannya aksi beli membuat laju IHSG masih mampu berada di zona hijaunya,” kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (6/6).

Pada pembukaan Rabu pagi, IHSG dibuka melemah 4,87 poin menjadi 6.083,92 seiring dengan aksi lepas saham oleh investor asing.

IHSG dibuka melemah sebesar 4,87 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.083,92. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 1,23 poin (0,13 persen) menjadi 972,64.

Selain itu, menurut Reza, pergerakan sejumlah bursa saham Asia yang cenderung positif juga turut mendukung laju IHSG bertahan di teritori positifnya.

Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5.993-6.010 dan resisten 6.115-6.130.

(Andy AbdulHamid)