Jakarta, Aktual.com – Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan atraksi interaktif burung maskot Jakarta dan Jakarta Utara yakni Elang Bondol dan Elang Laut di area tribun unit rekreasi Jakarta Bird Land di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara mulai Sabtu, 21 Januari 2023.

Komunikasi korporat Taman Impian Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho saat ditemui wartawan di Jakarta Utara, Rabu, mengatakan pertunjukan interaksi burung bertajuk ‘Free Flight Bird Show’ berukuran antara 45 hingga 85 sentimeter (cm) itu baru perdana ditampilkan dalam rangka menyambut perayaan Imlek 2574 mendatang.

Menurut Eko, pertunjukan itu aman karena sudah kerap diujicobakan, termasuk saat konferensi pers di Jakarta Bird Land pada Rabu (18/1).

Selain itu, atraksi interaktif ini juga melibatkan pawang burung terlatih yang dilengkapi sarung tangan pengaman yang cukup tebal.

Tentunya, adrenalin penonton akan terpacu melihat atraksi itu mengingat burung pemangsa yang gambarnya terpampang di badan bus TransJakarta tersebut akan berada cukup dekat dengan pengunjung yang duduk di area tribun.

Area tribun Jakarta Bird Land memiliki bangku penonton dengan kapasitas hingga 850 tempat duduk dan total durasi untuk pertunjukan tersebut antara 20 hingga 30 menit.

Selain Elang Bondol dan Elang Laut, atraksi interaktif di Jakarta Bird Land juga melibatkan aneka spesies Kakatua, Julang dan Makaw.

Dalam acara ‘Free Flight Bird Show’ ditampakkan perbedaan Elang Bondol dengan Elang Laut selain ukuran yang lebih kecil, adalah warna bulu.

Elang Bondol memiliki bulu putih pada bagian leher hingga mata, sedangkan Elang Laut yang berukuran besar memiliki bulu coklat yang lebih pekat di keseluruhan tubuh yang melapis bulu putihnya.
Elang Laut memiliki ukuran tubuh lebih besar sehingga bisa mengangkat bobot mangsa hingga seberat rusa. Sedangkan Elang Bondol lebih suka mengincar mangsa berupa ikan yang ada di permukaan air.

Untuk menyambut perayaan Imlek 2023, Jakarta Bird Land sebagai unit rekreasi terbaru Ancol akan memberikan hiburan bernuansa imlek mulai dari dekorasi hingga pertunjukan burung pintar dengan ornamen khas budaya Tionghoa.

Pengunjung juga bisa melihat dari dekat Bebek Mandarin yang juga dikenal sebagai simbol dari rasa cinta.

(Andy Abdul Hamid)