Jakarta, aktual.com – Pedangdut Anisa Bahar diharap bisa menjadi duta anti pelakor dan pebinor di Indonesia. Hal ini karena pengalamannya yang ditinggal suami karena direbut wanita lain.

“Saya melihat Mba Anisa Bahar ini bisa menjadi duta anti pelakor dan duta anti pebinor,” kata kuasa hukum Firman Chandra SH, di Mapolda Sulawesi Selatan, ditulis Senin (21/10).

“Karena bagaimapun (Anisa Bahar) punya pengalaman sebagai korban dan saya melihat Mba Anisa patut dan layak diapresiasi dengan pengalaman hidupnya, kemudian dengan kedewasaan cara bertindak ya, tidak emosional menghadapi permasalahan,” tambahnya.

Dengan tampilnya Anisa Bahar, kata Firman, ini menjafi pesan kepada masyarakat Indonesia, bahwa keluarga itu harus kuat.

“Kalau kita menyukai seseorang, tidak boleh istri atau suami orang. Itu tidak boleh terjadi lagi di Indonesia,” harapnya.

Anisa Bahar datang ke Mapolda Seulsel itu untuj memberikan dukungan kepada rekannya, yang istrinya direbut oleh laki-laki lain.

“Saya merasa terpanggil aja dengan kasus ini, karena saya pernah merasakan hal yang sama dalam kasua ini, saya seperti berkaca,” ucap pemilik goyang patah-patah itu.

Dikatakan Anisa Bahar, dalam kasus pelakor dan pebinor yang berujung pada perceraian, maka anak akan menjadi korban, seperti yang dialaminya.

“Saya perlu mensuport, apalagi di dalam suatu perceraian itu, anak menjadi korban dan saya tidak menginginkan itu,” tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap apa yang dialaminya tidak terjadi kepada orang lain dan anak-anak tidak menjadi korban.

“Saya akan memerangi pelaku pelakor dan pebinor semampu saya,” tandasnya.

(Zaenal Arifin)