Sejumlah kendaraan menunggu kereta commuter melintas di pintu perlintasan sebidang di Jalan KH Mas Mansyur yang direncanakan ditunda penutupannya, Jakarta, Selasa (7/11/2017). Sebelumnya Pemkot Jakarta Pusat berencana menutup perlintasan sebidang di Jalan KH Mas Mansyur, dekat Kantor Kecamatan Tanah Abang.Namun, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak mengatakan, rencana penutupan belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan anggota untuk mengantisipasi adanya oknum tidak bertanggung jawab atau “Pak Ogah” yang mengatur para pengendara sepeda motor melewati perlintasan kereta api.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwanta, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu, mengatakan, antisipasi dilakukan setelah pengendara sepeda motor tertabrak KRL Commuterline jurusan Parungpanjang-Tanah Abang di perlintasan kereta Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (26/10).

“Dari Polres menghadirkan anggota untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi ‘Pak Ogah’ yang mengatur perjalanan warga,” katanya, Rabu (27/10).

Kompol Purwanta menjelaskan, perlintasan kereta api di jalan tersebut tidak memiliki palang pintu dan tidak memiliki izin layak jalan.

“Kita tangani kecelakaannya, karena tidak adanya izin layak jalan sebagai perlintasan serta belum ada izin jalan di daerah itu,” kata dia.

Di lokasi itu, juga ada oknum tidak bertanggung jawab yang mengatur lalu lintas pengendara sepeda motor di perlintasan kereta.

Oknum yang sering disebut Pak Ogah itu mengarahkan pengendara untuk bisa melintasi rel kereta, tapi begitu terjadi musibah tabrakan sepeda motor, oknum tersebut melarikan diri.

“Kecelakaan itu yang salah itu ada petugas ogah, menyuruh motor lewat,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan sepeda motor tertabrak kereta Commuterline terjadi pada Selasa (26/10) pukul 11.45 WIB, di antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang.

Kecelakaan itu bermula ketika pengendara sepeda motor berplat A 2456 XY, Duladi, berjalan dari arah timur ke arah barat di Jalan Tenaga Listrik, Tanah Abang.

“Sampai ┬ádi perlintasan rel kereta tanpa palang pintu, tepatnya di pintu air karet, pada saat menerobos perlintasan rel kereta, sepeda motor tersebut tertabrak KRL no reg 2051 jurusan Parungpanjang-Tanah Abang yang berjalan dari arah selatan ke arah utara,” ujar Purwanta.

Beruntung Duladi bisa menghindar dari kecelakaan itu. Ia melompat dari motornya pada detik-detik terakhir sebelum terjadinya tabrakan.

Namun sepeda motor yang dikendarai Duladi rusak parah karena terlindas dan masuk ke kolong gerbong kereta. KRL nomor 2051 juga mengalami kebocoran di bagian selang rem gerbong. Akibatnya, KRL jurusan Parung Panjang-Tanah Abang itu tak bisa melanjutkan perjalanan.

PT KCI langsung mengevakuasi seluruh penumpang. Akibat kecelakaan ini, jadwal perjalanan KRL di jalur Tanah Abang-Rangkas Bitung sempat terganggu.

(Antara)

(Wisnu)