Semarang, Aktual.com — Otoritas Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang memperketat pengamanan ancaman terorisme dengan menambah personel Lanud Militer Angkatan Darat (Lanumad) di sekitar area setempat.

General Affair and Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Anom Fitra Anggono mengatakan, pengamanan bandara dilakukan secara bergantian bersama petugas Lanumad TNI-AD dan Brimob Polda Jateng.

“TNI/Polri sudah tidak menjaga dan kita ganti dari personel Lanumad. Setiap hari ada enam personel yang berkeliling memantau arus kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat di bandara,” ungkap Anom, Kamis (3/12).

Ia mengatakan pengetatan di sekitar area bandara akan dicabut kembali hingga status intruksi normal oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Status waspada sampai saat yang ini masih ditetapkan paska masuknya jaringan terorisme ke Indonesia.
“Intruksi lampu kuning yang berarti peningkatan status normal ke waspada dicabut, maka sudah normal,” imbuhnya.

Lebih jauh, Anom mengungkapkan para personel Lanumad yang berjaga ketat di Bandara Ahmad Yani tetap dilengkapi persenjataan dan keahlian di bidang penanggulangan aksi terorisme.Meski situasi penjagaan tak seketat seminggu lalu, tapi ia memastikan keamanan di bandara masih bertatus waspada.

“Personel Lanumad terus berkeliling ke areal penumpang hingga loket tiket untuk mengawasi gerak gerik calon penumpang yang dianggap mencurigakan,” tutur Anom.

Anom menyebutkan sejauh ini sirkulasi kedatangan maupun keberangkatan penumpang pesawat masih normal dan aman. Jumlah calon penumpang yang ada di Bandara Ahmad Yani setiap hari berkisar antara4000-5000 jiwa.
Jumlah ini meningkat bila memasuki liburan akhir pekan.Adapun jadwal penerbangan terpadat di Bandara Ahmad Yani mulai dari pukul 08.00-09.00 WIB. Selanjutnya, pukul 16.00-17.00 WIB dan menjelang close flight pukul 19.00 WIB.

()

()