Tenda Jamaah Haji Indonesia

Jakarta, Aktual.com – Koper calon haji Indonesia nantinya pada setiap rombongan dalam satu kelompok terbang (Kloter) menggunakan warna berbeda supaya dapat mengetahui secara cepat asal jamaah tersebut.

“Selama ini koper sering tertukar karena semuanya seragam sehingga sulit untuk membedakan asal jamaah haji tersebut,” kata Kasubag Informasi dan Humas Kanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan (Sumsel), Saefudin Latief di Palembang, Jumat (22/6).

Dia menambahkan informasi mengenai inovasi koper berbeda itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali dalam rapat koordinasi persiapan operasional haji di Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah.

Nantinya, lanjutnya satu kloter jemaah terbagi menjadi 9 atau 10 rombongan yang masing-masing berjumlah 40 orang. Pemberian tanda warna itu untuk memudahkan identifikasi, baik bagi jemaah itu sendiri, ketua regu dan ketua rombongan, maupun petugas kloter serta petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Tanda warna itu akan ditempel pada tas dan koper termasuk paspor setiap jemaah,” katanya.

Yang jelas, tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan hingga lokasi sektor pemondokan dan nomor hotel.

“Selain itu, koper itu nanti sudah dilabeli sejak di kabupaten masing-masing, ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya tanda khusus itu diharapkan pendistribusian koper jamaah akan semakin lancar dan tidak ada hambatan. Bukan itu saja tetapi untuk mengantisipasi agar koper tidak terkutar apalagi bila ada yang diluar Sumsel, lanjut dia.

Sebagaimana jamaah calon haji Sumsel akan diberangkatkan ke tanah suci yang jadwal semula mulai pada 17 Juli 2018 untuk kloter pertama.

Sebelum berangkat ke Arab Saudi jamaah calon haji diharuskan masuk asrama untuk melakukan pemeriksanaan dukomen termasuk pemeriksaaan kesehatan akhir.

(Eka)