Jakarta, Aktual.com – Arab Saudi pada Rabu memperlihatkan sisa-sisa yang digambarkannya sebagai peluru kendali jelajah dan ‘drone’ milik Iran yang digunakan dalam serangan fasilitas minyak Saudi, dengan mengatakan mereka “tak dapat mengelak” bukti agresi Iran.

Sebanyak 25 ‘drone’ dan rudal ditembakkan ke dua pabrik minyak pada serangan pekan lalu, termasuk kendaraan udara tanpa awak (UAV) Iran Delta Wing dan rudal jelajah “Ya Ali”, ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan, Kolonel Turki al-Malki.

“Serangan berasal dari arah utara dan tak dapat diragukan lagi didukung oleh Iran,” kata dia saat konferensi pers. “Bukti … yang anda lihat di depan anda, membuat ini “tak bisa berkutik”.

Otoritas masih melakukan penyelidikan guna menentukan titik pasti peluncuran, kata Malki, yang kembali menolak berkomentar saat ditanya apakah Iran benar-benar melakukan serangan tersebut.

Iran membantah keterlibatan apapun dalam serangan yang mulanya mengurangi produksi minyak Arab Saudi. Seorang penasihat presiden Iran mencuit di Twitter bahwa konferensi pers tersebut membuktikan Arab Saudi “tak tahu apa-apa.”

(Abdul Hamid)