Menurut dia, seperti ekskavasi gua lainnya, tanah yang telah digali dibawa ke fasilitas ekskavasi dengan ember-ember untuk dibersihkan dan kemudian diproses lagi dengan tiga metode pengayakan yang berbeda.

Temuan itu, katanya merupkan akses dan informasi baru tentang masa lampau dari ekskavasi Gua Karain dalam mengungkap sejarah Antalya dan Anatolia.

“Berkat ekskavasi di Gua Karain, kami telah mencatat sejarah Antalya 500.000 tahun sebelumnya. Ada sisa-sisa yang berusia 500.000 tahun di sini,” katanya.

Ditambahkan, tulang-belulang Neanderthal manusia pertama telah ditemukan di gua itu. Karena alasan ini, gua itu sungguh penting bagi Turki.

(Wisnu)