Jayapura, Aktual.com – Polres Puncak Jaya menggelar sosialisasi bahaya anti Pancasila dan radikalisme di SMA Negeri 1 Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

“Guna menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme generasi muda di Kabupaten Puncak Jaya, Kepolisian Resor Puncak Jaya mensosialisasikan bahaya ideologi anti Pancasila dan radikalisme kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Mulia Puncak Jaya,” kata Kabag Ops Polres Puncak Jaya AKP Langgeng Widodo ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Jumat(25/9).

Menurut dia, kegiatan itu merupakan bagian dari Operasi Bina Waspada Matoa 2020 yang telah memasuki hari kesembilan dalam pelaksanaan operasi tersebut.

“Operasi Bina Waspada Matoa 2020, kali ini Polres Puncak Jaya menyasar para generasi muda ataupun siswa-siswi di SMA Negeri 1 Mulia untuk mensosialisasikan bahaya ideologi anti Pancasila dan radikalisme. Kami menghimbau kepada seluruh siswa untuk menghindari paham radikalisme,” katanya.

“Harapan kami para generasi penerus bangsa ini setidaknya bisa memahami nilai-nilai Pancasila dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari serta mengharapkan juga untuk menjauhi paham radikalisme.

Dan sebagai wujud kemitraan kami Polres Puncak Jaya dengan SMA Negeri 1 Mulia kami juga memberikan sedikit bantuan berupa alat olahraga, mudah-mudahan ini dapat digunakan dengan sebaik mungkin oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Mulia,” kata AKP Langgeng.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mulia Ini Fransiska BG Dosinaen, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada Polres Puncak Jaya yang sudah datang mengunjungi sekolah dan memberikan pemahaman bahaya anti Pancasila dan radikalisme serta memberikan bantuan berupa alat olah raga.

“Semoga kemitraan yang selama ini telah terjalin antara SMA Negeri 1 Mulia dengan Polres Puncak Jaya terus terjaga sehingga timbul generasi-generasi penerus bangsa yang handal yang dapat memajukan Kabupaten Puncak Jaya yang kita cintai ini,” katanya.(Antara)

(Warto'i)