Jakarta, Aktual.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pemerintah perlu melakukan tiga langkah dalam penyelesaian persoalan di Papua, yaitu solusi jangka pendek, menengah, dan panjang.

“Saya menilai perlu dibuat solusi jangka pendek, menengah dan panjang dalam menyelesaikan permasalahan di Papua. Salah satu solusi jangka pendek adalah melalui dialog dengan pendekatan hati,” kata Bamsoet ditulis Sabtu (7/9).

Dia menilai dialog dengan pendekatan hati itu sangat penting karena yang dibutuhkan masyarakat Papua saat ini adalah kehadiran negara dan pemerintah yang menyentuh hati mereka sebagai sesama anak bangsa, setelah beberapa waktu lalu sempat terlukai hati dan harga dirinya.

Bamsoet mengatakan, Presiden Joko Widodo kabarnya akan menyelenggarakan dialog dengan masyarakat Papua sehingga dirinya mengusulkan dalam dialog tersebut menyertakan 7 wilayah budaya terdiri dari Mamta/Tabi, Seireri, Bomberai, Doberai, Meepago, Haanim dan Lapago.

“Masing-masing wilayah budaya bisa mengirimkan tiga orang wakilnya, ditambah perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP), DPRP Papua dan DPRP Papua Barat, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Papua dan Papua Barat. Tak lupa juga tokoh agama, tokoh perempuan, serta tokoh pemuda,” ujarnya.

Bamsoet yang merupakan politisi Partai Golkar itu menjelaskan, strategi jangka menengah adalah perlu ada “affirmative action” menempatkan putra-putri Papua yang memenuhi syarat untuk mengisi posisi Eselon II dan Eselon I di berbagai pos kementerian/lembaga negara.

(Abdul Hamid)