Jakarta, aktual.com – Aktivis Masyarakat Sepak Bola Indonesia, Sarman El Hakim menilai bahwa dibentuknya Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) oleh Pemerintah ditakutkan tidak menghasilkan kesimpulan yang maksimal.

“Kalau dari pihak Pemerintah membuat tim investigasi dengan dipimpinin oleh Mahfud MD, kami melihat sepertinya kurang pas, hasilnya tidak maksimal,” ucapnya saat menghadiri dialog aktual.com, Selasa (4/10).

Oleh karena itu, ia berinisiatif dengan Aremania Fc membentuk tim untuk menindaklanjuti tragedi Kanjuruhan tersebut.

“Kami khawatir misalnya dari Pemerintah disimpulkan bahwa kesalahan di pihak supporter,” ungkapnya.

Sebanyak 33 anak menjadi korban dari Tragedi Kanjuruhan dari total korban meninggal yang berjumlah 131 orang usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kericuhan usai pertandingan menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke area lapangan. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.

(Rizky Zulkarnain)