Jakarta, Aktual.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, mengatakan bahwa pertemuannya dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab di Makkah, sebagai ajang silaturahmi dan dilakukan usai pelaksanaan pengawasan penyelenggaran haji.

“Pertemuan dengan habib Rizieq, silaturahim dan itu dilakukan malam, Pak Sodik juga hadir, silaturahmi biasa lah ngobrol-ngobrol tentang perkembangan, saya tanya juga kondisi kesehatannya, kemudian bagaimana kasusnya dan sebagainya,” kata Fadli usai konfrensi pers terkait kinerja tim pengawasan haji, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8).

“Karena memang pihak kepolisian juga sudah mengirim penyidik, sudah ketemu dengan HRS di Mekkah, ya jadi saya kira termasuk yang berpendapat ga ada kasus kan,” tambahnya.

Dikatakan Fadli, kasus chat WA yang dikenakan pihak kepolisian kepada Habib Rizieq kan hanya rekayasa dan bertujuan untuk mengkriminalisasi yang bersangkutan saja.

“Itu kan kasus dibuat-buat aja, kriminalisasi, masa urusan chatting yang kaya begitu, ga jelas menurut saya. Jadi memang sudahlah kasus yang dibuat-buat itu dihentikan, saya kira harusnya kasus ini dihentikan karena memang tidak ada kasus,” ujar politikus Gerindra itu.

Ketika ditanyakan apakah ada keinginan Habib Rizieq kembali ke Indonesia, Fadli mengatakan bahwa yang bersangkutan masih fokus dengan pelaksanaan ibadah hajinya.

“Masih konsentrasi kan ikut ibadah haji dan sebagainya, saya kira pada waktunya pasti dia kembali,” pungkasnya.

 

Laporan Novrijal Sikumbang

()