Kendari, Aktual.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tenggara pada dua hari 21-22 Maret 2016 berpotensi hujan sedang dan lebat disertai guntur dan angin kencang.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Aris Yunatas, Selasa mengatakan hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi pada umumnya malam hari, sehingga bagi pengguna transportasi laut untuk berhati-hati bila akan bepergian.

Dikatakan, potensi cuaca ekstrim diperkirakan terjadi di Kota Kendari dan sekitarnya pada pukul 19.00 hingga ukul 21.30 wita. Kemudian di kabupaten Konawe Selatan, Konawe Utara dan Buton Utara.

“Jadi kondisi cuaca yang tidak bersahabat ini kebanyakan akan terjadi pada malam hari. Akan tetapi di beberapa kabupaten lainnya ada yang kondisinya berawan dan hujan ringan,” ujarnya.

Aris Yunatas, pada 15 kabupaten dan dua kota di Sultra sebagian daerah terjadi berawan dan berawan tebal disertai hujan ringan, dengan kelembaban suhu antara 24 -32 derajat celsius.

Angin bertiup dengan rata-rata kecepatan 20 knot dengan kelembaban udara antara 70-95 persen.

Ia mengatakan, BMKG Kendari dalam merilis prakiraan cuaca yang dibagi empat bagian (pagi, siang, malam dan dini hari) untuk semua wilayah kabupaten bervariasi, ada yang cerah, ada yang berawan dan ada pula yang mengalami hujan disertai petir.

Di Kabupaten Buton dan Buton Selatan pada Selasa hingga Rabu diperkirakan cerah dan berawan, sementara di daerah kabupaten Konawe dan Konawe Utara umumnya beraawan tebal dan hujan. (A056)

(Antara)

()