Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, merespon tudingan Bupati Tapanuli Tengah, Bonaran Situmeang, dengan memberi saran agar Bonaran fokus saja dalam menghadapi proses hukum dan memilih pengacara yang profesional.
Hal tersebut, kini dipertanyakan pengacara Bonaran. Charles AM Hutagalung mempertanyakan ukuran profesional yang diungkapkan BW, sapaan akrab Bambang.
‎”Ukuran profesionalnya apa?. Apakah seperti dia (BW), menangani pilkada kotawaringin barat dengan menghadirkan saksi dengan keterangan palsunya?,” ujar dia, kepada wartawan, Kamis (16/10).
“Apakah meminta tolong mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar untuk memenangkan gugatannya dalam pilkada Kota Waringin Barat ukuran profesional?,” tanya dia 
Charles justru menganggap BW lah selama menjadi pengacara tidak profesional, dan munafik.
“Meminta tolong Mahfud MD selaku ketua MK ketika JR UU KPK dimana dia lawyer Bibit Chandra, memberi nasehat hukum ke LPS sehingga century bermasalah (bank century)?, apakah itu ukuran profesional?,” kata dia.
“Apa BW maunya bonaran pake kantor pengacaranya dia atau teman-teman dia?,” sambungnya.
Ia menduga , apakah pernyataan BW tersebut dilatarbelakangi lantaran pihaknya melakukan berbagai upaya hukum.
“Apa karena tim PH Bonaran melakukan berbagai upaya hukum, dianggap tidak profesional,” pungkas dia.
Bonaran diketahui tidak hanya melaporkan BW ke KPK atas dugaan permainan kasus sengketa pilkada ke KPK. Bonaran diketahui pula mengabdi ke Komnas HAM dan mengajukan uji materi ke MK.
Sebelumnya, BW membantah dirinya pernah menjalin pertemuan dengan Akil Mochtar. BW mempersilahkan Bonaran melaporkan dugaan suap tersebut ke KPK.

(Nebby)