Lava pijar mengalir di lereng Gunung Sinabung, terlihat dari Desa Suka Ndebi, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (30/7) dini hari. Aktifitas Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) masih meningkat ditandai dengan erupsi dan lava pijar yang mengalir di Gunung Sinabung. ANTARA FOTO/Tibta Perangin angin/im/nz/16

Medan, Aktual.com – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo, Natanail Perangin-angin mengimbau kepada warga masyarakat agar menjauhi zona merah erupsi gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

“Zona merah yang sangat berbahaya ini, harus dihindari untuk menyelamatkan warga dari peristiwa fenomena alam tersebut,” kata Natanail, Senin (10/6).

Warga maupun petani diharapkan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 Km dari puncak Gunung Sinabung.

“Selain itu, radius sektoral 5 Km untuk sektor selatan – timur, dan 4 Km untuk sektor timur- utara,” ujarnya.

Natanail menyebutkan, personil TNI-Polri, BPBD Karo dibantu institusi pemerintah terkait lainnya terus melakukan pengawasan dan razia terhadap warga yang memasuki kawasan zona merah yang sangat berbahaya.

Artikel ini ditulis oleh: