Jakarta, Aktual.com —  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Juli 2015 mencapai USD11,41 miliar, turun 15,53 persen dibanding bulan sebelumnya dan turun 19,23 persen dibandingkan periode yang sama pada 2014.

Direktur Statistik Produksi BPS, Adi Lumaksono mengatakan baik ekspor sektor migas maupun migas juga mengalami penurunan dibandingkan bulan Juni 2015. Ekspor nonmigas turun 17,23 persen atau mencapai USD9,99 miliar pada Juli 2015, sedangkan migas turun 15,53 persen atau mencapai USD1,42 miliar pada Juli 2015.

“Total ekspor dari Januari-Juli 2015 mencapai USD89,76 miliar, turun 12,81 persen (yoy),” ujar Adi di kantor BPS Pusat, Jakarta, Selasa (18/8).

Share terbesar ekspor Indonesia pada Juli 2015 yaitu lemak dan minyak hewan/nabati mencapai USD11,22 miliar, serta bahan bakar mineral mencapai USD10,02 miliar.

Dengan negara tujuan ekspor terbesar yaitu Amerika Serikat menapai USD9 miliar atau 11,48 persen, China mencapai USD7,76 miliar atau 9,89 persen, dan Jepang mencapai USD7,73 miliar atau 9,87 persen.

“Dan sektor ekspor terbesar adalah industri pengolahan mencapai 70,49 persen, tambang dan lainnya 13,33 persen, migas 12,69 miliar, dan pertanian hanya 3,49 persen,” pungkasnya.

(Eka)