Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga gabah pada Mei 2015 mengalami kenaikan, baik di level petani maupun di penggilingan. Gabah kering panen (GKP) di tingkat petani pada Mei 2015 mencapai Rp4.418,41/kg, naik 7,83 persen dari bulan sebelumnya, sedangkan gabah kering giling (GKG) sebesar Rp4.509,17/kg, naik 7,69 persen dari bulan sebelumnya.
Kepala BPS, Suryamin mengatakan harga tertinggi sebesar Rp10.000/kg pada GKP varietas Siam Mayang dan Siam Unus terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Sedangkan harga terendah sebesar Rp2.900/kg pada GKP varietas Sintanur di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Ini yang betul-betul harus dijaga harganya, karena pasti akan berpengaruh pada harga beras nantinya, dan akan berpengaruh pada inflasi Juni” ujar Suryamin di kantor BPS Jakarta, Senin (1/6).
Lebih lanjut dikatakan dia, harga beras jenis medium di penggilingan selama bulan Mei 2015 turun 0,9 persen atau sebesar Rp8.520,39/kg. Sementara harga beras jenis premium turun 0,96 persen menjadi Rp8.709,81/kg dan harga beras jenis rendah turun 2,29 persen menjadi Rp8.061,39/kg.
“Harga beras ini perlu dipantau terus, apalagi memasuki bulan Ramadhan dan Idul fitri nanti. Pemerintah harus menjaga betul harga beras ini,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Eka

















