Jakarta, Aktual.com — Orang tua atlet Tontowi Ahmad, M Husni Muzaitun mengaku optimistis anaknya mampu mengelola uang bonus yang diterima, setelah menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

“Owi (panggilan Tontowi) sudah pandai kelola uang. Jadi saya tidak khawatir dengan pengelolaannya,” kata M Husni Muzaitun di sela penyambutan pahlawan olahraga Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (23/8).

Tontowi Ahmad yang berpasangan dengan Liliyana Natsir sukses menyabet medali emas bulu tangkis nomor ganda campuran pada kejuaraan empat tahunan itu. Hasil ini membuat Indonesia mampu menyambung medali emas yang sebelumnya terputus.

Medali emas ini ternyata berbuntut panjang karena dengan meraih prestasi puncak di Olimpiade Brasil berhak mendapatkan bonus yang cukup besar dari banyak pihak. Dari Kemenpora saja berhak masing-masing Rp5 miliar dan ditambah Rp1 miliar dari PP PBSI. Bonus kemungkinan besar juga bertambah dari klubnya yaitu PB Djarum.

M. Husni Muzaitun mengatakan, rasa optimistis yang dipegang bukan tanpa alasan karena sejak kecil Owi juga mengenal jauh cara mengelola keuangan. Hal ini didukung dengan keluarga yang selama ini berkecimpung dalam berwiraswasta.

“Ayahnya wiraswasta, mungkin dia akan mengikuti. Yang jelas saya bangga dengan pencapaian Owi di Olimpiade 2016,” katanya dengan suka cita.

Menurut dia, raihan medali emas ini merupakan sebuah kebanggaan. Bukan hanya untuk keluarga, namun juga untuk bangsa dan negara. Pihaknya berharap, prestasi anaknya terus meningkat.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa memberikan bonus pada peraih medali di Olimpiade 2016. Namun, ada pihak lain yang berencana memberikan bonus tambahan.

“Temen saya mau memberi tambahan bonus Rp500 juta untuk pasangan Owi-Butet. Itu untuk berdua,” katanya di sela penyambutan kedatangan Owi-Butet dari Olimpiade 2016.

(Wisnu)