Jakarta, Aktual.com — Belasan prajurit Papua Nugini berseragam lengkap mendatangi pemukiman Yakyu, Kampung Rawa Biru, Kabupaten Marauke, Papua, untuk meminta warga menurunkan bendera merah putih yang dipasang.

Hal ini dilakukan dengan alasan Kampung Rawa Biru termasuk dalam wilayah Papua Nugini.

“Daerah ini masuk wilayah netral. Permukiman Yakyu jelas masuk di wilayah Indonesia, yakni di Kabupaten Merauke. Warga yang menghuni kampung tersebut kebanyakan berasal dari Suku Kanum dari marga Maywa yang pernah melakukan eksodus tahun 80-90-an ke Kampung Weyam, Papua Nugini. Saat ini permukimam tersebut telah dihuni 19 kepala keluarga atau 74 jiwa, sejak 22 Juni 2011,” kata Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri, Suzana Wanggai, setelah mendapat laporan dari Ketua RT setempat, Kamis (13/8).

Menurut dia, permintaan untuk menurunkan bendera merah putih dikarenakan ketidaktahuan aparat terhadap batas wilayah kedua negara.

“Kedua negara nantinya akan melakukan investigasi bersama, lalu bisa juga melakukan pengukuran kembali kepada batas-batas wilayah di dua negara itu. Joint visit, joint socialisation, joint verification, dan joint segala-galanya perlu dilakukan dalam mengatasi hal-hal seperti ini,” katanya.

Situasi di perbatasan Papua dan Papua Nugini lebih kondusif dibanding wilayah perbatasan lain, misalnya yang berbatasan dengan Malaysia. Pasalnya, jika terjadi masalah masih dapat dibahas dengan komunikasi yang baik.

Hal senada dikatakan Asintel Kodam XVII/Cendrawasih, Kol Arm Syafei Kasno. Tentara Papua Nugini mengklaim wilayah tersebut sebagai daerah netral, sehingga seharusnya dikibarkan dua bendera negara, yaitu bendera Papua Nugini dan RI.

“Jika ingin dikibarkan harus bersamaan dengan bendera Papua Nugini,” ujarnya.

Saat ini sebanyak 10 personel ditempatkan dalam pos Yakyu untuk menghindari berulangnya penurunan bendera Merah Putih.

Terdapat tujuh kampung di perbatasan yang masih diperdebatkan soal status kewarganegaraan penduduknya. Ketujuh kampung itu adalah Mutimangge, Lama (terletak di distrik Waropoko), Kugo, Bankin, Diggo, Detto, serta Yakyu

()