Solo, Aktual.com – Di usia senjanya, lokomotif di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta masih saja akan berpindah tugas. Meski umurnya sekitar 100 tahun, namun tenaganya ternyata masih dibutuhkan untuk pariwisata di Solo.

Si lokomotif tua bermesin uap itu bakal menggantikan ‘rekannya’ lokomotif Klutuk Jaladara yang dianggap sudah ‘kelelahan’ bekerja. Sebab Klutuk Jalandra tiap tahun melayani paket wisata 86 trip. Mulai dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Kota, Sangkrah pulang pergi.

Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Yosca Herman Soedrajad, mengatakan awal Desember nanti, lokomotif tua TMII bakal diangkut ke Solo pakai truk trailer.

Urusan administrasi mutasi lokomotif TMII juga sudah beres. “Proses perizinan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) termasuk PT. KAI dan BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) sudah beres. Tinggal menunggu kedatangan lokomotif kereta uap itu,” ujar Herman, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/11).

Setibanya di Solo, lokomotif yang berstatus benda cagar budaya itu tidak langsung bekerja. Tapi bakal masuk ‘perawatan’ dulu di Depo Stasiun Balapan Solo.

Dana sebesar Rp8 miliar juga sudah siap digelontorkan dari APBD 2016 Kota Solo untuk operasional kereta. Pembicaraan juga sudah dilakukan ke PT. KAI Daop VI Yogyakarta untuk memuluskan ‘mutasi’ lokomotif TMII itu.

Artikel ini ditulis oleh: