Hengky Kuniawan
Hengky Kurniawan dilantik menjadi Bupati Kabupaten Bandung Barat. (DOK/ANT)

Bandung, Aktual.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Hengky Kurniawan yang dilantik sebagai Bupati Bandung Barat sisa masa jabatan 2018-2023 menyiapkan strategi mengantisipasi resesi pada 2023.

Pasalnya, menurut Ridwan Kamil, daerah Bandung Barat memiliki potensi pendapatan asli daerah besar dari pariwisata sehingga, Hengky Kurniawan harus menyiapkan strategi.

“Seorang pemimpin itu mendapat ujian sesuai zaman masing-masing. Ujiannya silih berganti, kemarin ada pandemi dan potensi resesi. Nah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus menghitung apakah resesi berpengaruh kepada pariwisata yang menjadi andalan PAD KBB. Saya perintahkan untuk segera melakukan respons yang terukur,” kata Gubernur Ridwan Kamil, di Gedung Sate Bandung, Senin (7/11).

Gubernur Ridwan Kamil pada Senin sore resmi melantik Hengky Kurniawan sebagai Bupati Bandung Barat sisa masa jabatan 2018-2023 di Gedung Sate, Kota Bandung.

Sebelumnya, Hengky Kurniawan sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Bandung Barat sejak April 2021 menggantikan Bupati Bandung Barat Aa Umbara yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada amanat pelantikan, Gubernur Ridwan Kamil berpesan agar Hengky Kurniawan dapat menjalankan sisa masa jabatan dengan baik dan belajar dari peristiwa penangkapan Bupati Bandung Barat sebelumnya Aa Umbara.

“Jadi proses pergantian terjadi karena peristiwa hukum sehingga saya minta Pak Hengky belajar dan makanya integritas jadi nomor satu,” kata dia.

Gubernur Ridwan Kamil mengatakan potensi resesi harus disikapi serius meskipun menurut perhitungan dampak bagi Indonesia tidak separah negara lain.

Ia menuturkan salah satu cara menghadapi resesi dengan melakukan transaksi ekonomi dalam negeri.

“Meskipun hitungannya secara global Indonesia tetap akan berjalan tidak separah negara lain. Syaratnya satu, kalau punya uang belanjakan untuk produk dalam negeri, kalau mau ‘travel’, maka ‘travel’-nya dalam negeri, kalau bisa menabung, ditabung sehingga kalau ada apa-apa ada dana cadangan untuk merespons krisis,” kata Ridwan Kamil.

(Wisnu)