Jakarta, Aktual.com — Lembaga kesehatan internasional telah mengumumkan obat yang bisa memperlambat kecepatan atau kemunduran otak penderita yang mengalami tahap pertama penyakit Alzheimer.

Berdasarkan data dari perusahaan farmasi Eli Lilly menyatakan, bahwa obat “solanezumab” dapat memotong tingkat demensia hingga sekitar sepertiganya.

Hasil studi yang diumumkan dalam konferensi kesehatan di Amerika Serikat ditanggapi secara positif meskipun dengan kehati-hatian, demikian Aktual.com kutip dari laman BBC.

Hasil percobaan baru dijadwalkan akan dilaporkan tahun 2016 untuk memberikan bukti yang lebih lengkap dan detail.

Kematian sel otak disebabkan terserang penyakit Alzheimer untuk sekarang tidak bisa dihentikan. Solanezumab kemungkinan dapat mempertahankan sel otak tetap hidup.

Obat saat ini, seperti Aricept, hanya bisa mengatasi gejala demensia serta membantu sel otak yang sekarat tetap berfungsi.

Tetapi solanezumab menyerang protein yang cacat atau amyloid, yang terbentuk di otak karena Alzheimer.

Diperkirakan pembentukan amyloid di antara sel syaraf menyebabkan kerusakan dan pada akhirnya kematian sel otak. (Sumber: BBC News)

()