Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi dinobatkan sebagai guru besar Universitas Nasional (Unas).

Penganugerahan gelar guru besar itu setelah Yuddy mengambil disertasi Pembangunan Ekonomi dan Industri dan Kebijajkan Publik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lantas Yuddy pun menawarkan delapan langkah yang perlu diambil Pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi nasional.

“Langkah pertama adalah perlunya model kebijakan pemberdayaan ekonomi dari bawah ke atas. Sehingga bisa menjadi salah satu pilar penyangga kekuatan ekonomi nasional dengan mengembangkan industri berbasis keunggulan lokal atau daerah,” kata Yuddy kepada wartawan di kampus Unas, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5).

Sementara langkah kedua, lanjut dia,  yaitu kebijakan pemeberdayaan ekonomi masyarakat melalui kebijakan yang mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dari struktur pemerintah di tingkat bawah sampai pusat.

“Langkah ketiga, pemberdayaan ekonomi masyarakat, industri rumah tangga atau industri kecil – menengah pada karya (labour intensif), yang menitikberatkan potensi lokal, pengelolaan sumber daya alam dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan,” jelasnya.

Langkah keempat ialah pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan nasional bukan menjadi ukuran akhir menilai keberhasilan pembangunan, tetapi lebih pada mengukur kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan pro poor, pro job dan pro growth.

“Kelima, perlunya pendirian bank yang mengelola keuangan khusus untuk pemberdayaan ekonomi rakyat, seperti petani, nelayan, buruh, serta kegiatan usaha kecil rakyat, yang merupakan 40 hingga 50 % kelompok masyarakat berpendapatan rendah,” paparnya.

Langkah keenam, sambung Yuddy adanya daya dukung yang cukup, ketersediaan energi terbarukan yang ramah lingkungan, agar pembangunan eknomi industri dapat berkelanjutan bagi kepentingan generasi mendatang, dan tidak merusak lingkungan di mana masyarakat berada.

“Langkah ketujuh yang harus dilakukan pemerintah perlu segera memiliki blue print pembangunan industri berjangka panjang sebagai payung arah, target dan kemana arah pembangunan ekonomi industry yang memberikan jaminan kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

Sementara langkah terakhir yaitu strategi dan kebijakan pembangunan ekonomi sangat ditentukan oleh faktor-faktor pentingnya pemerintah yang bersih dan kuat (clean and stong government), penegakan hukum (law enforcement) dan kestabilan politik dalam negeri.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka