Semarang, Aktual.co — Banyaknya wajib pajak nakal di kota Malang membuat pihak Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Kejaksaan, Kepolisian dan Satpol PP turun langsung untuk melakukan sidak.

Beberapa tempat seperti Resto, Kost dan reklame yang selama ini tidak membayar pajak terpaksa harus berurusan dengan tim operasi gabungan ini.

Kepala Dispenda kota Malang, Ade Herawanto menegaskan, operasi gabungan ini yang dilakukan pihaknya tercatat sudah sebanyak lima kali.

“Operasi ini sangat penting, karena mampu menambah PAD Pemerintah kota Malang,” kata Ade.

Dalam operasi ini beberapa resto dan kost disegel oleh pihak Dispenda. Papan reklame yang tak bayar pajak juga terpaksa diturunkan. Bahkan, Ade Herawanto yang memimpin langsung jalnnya sidak sempat berdebat dengan pemilik resto terkait pajak.

“Operasi gabungan ini terbukti berhasil meningkatkan PAD, dan malah lebih dari target tahun ini diatas 200 milyar tahun ini,” tuturnya.

Tak hanya itu, hilangnya potensi pemasukan daerah dari pajak kost Rp 1 milyar pertahun juga menjadi target penting Dispenda.

Artikel ini ditulis oleh: