Lalu untuk Jalan Tol tahun ini akan terbangun 568 km dari target tahun 2019 sepanjang 1851 km.

“Jadi sedang kami siapkan, Jalan Tol, Bendungan, Jaringan Irigasi, Rumah, Air Minum dan Perbatasan. Itu hal yang mendorong daya saing kita naik,” tegas dia.

Namu selain itu, dia mengaku terdapat catatan negatif baginya yakni pembangunan kawasan kumuh dan sanitasi, hal ini menjadi ‘pekerjaan rumah’ pada tahun mendatang.

“Yang mungkin masih terseok-seok dan butuh kerja keras kita untuk mencapai target adalah pembangunan kawasan kumuh dan sanitasi,” pungkas dia.

(Reporter: Dadangsah Dapunta)

(Ismed Eka Kusuma)