Jakarta, Aktual.co — Rapat paripurna pemilihan pimpinan komisi dan alat kelengkapan DPR ditunda sampai Joko Widodo-Jusuf Kalla dilantik, pada 20 Oktober.
“Nama-nama (anggota tiap komisi) disepakati dalam rapat paripurna pada hari Selasa setelah pelantikan untuk lebih fokus dari penyusunan nama-nama tersebut,” kata wakil ketua DPR Agus Hermanto usai rapat di ruang pansus gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/10).
Agus mengatakan, sebelum rapat paripurna pada, Selasa (21/10) nanti, seluruh fraksi yang ada di DPR wajib menyerahkan nama-nama anggotanya di tiap komisi dan alat kelengkapan kepada sekjen DPR.
Setelah disahkan, paripurna kemudian menyepakati jadwal pemilihan pimpinan komisi yang teknisnya digelar di masing-masing komisi. Agus mengatakan bisa saja hari itu juga langsung pemilihan pimpinan komisi.
“Pemlihan pimpinan komisi dipimpin masing-masing wakil ketua DPR. Misal saya membidangi komisi IV, V, VI dan VII dalam pemilihan komisi,” kata dia.
Mekanisme pemilihan ketua komisi itu sendiri, kata Agus, akan mengedepankan musyawarah mufakat, jika tidak bisa maka voting dengan sistem paket.
“Kita tadi tidak bicarakan mekanisme. Tapi kita utamakan musyawarah mufakat, kalau tidak tercapai maka voting dengan paket pimpinan,” kata dia.

()