Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilantik pada 3 November nanti sebagai Gubernur definitif DKI. 
Bahkan Taufik mengaku belum mendapat informasi mengenai pelantikan itu. Dia malah balik bertanya mengenai siapa yang akan melantik Ahok.
“Pertama saya belum dapet info itu, yang kedua yang mau ngelantik siapa ? saya kira temen-temen wartawan harus meluruskan ini. Tidak ada pelantikan pada tanggal 3,” kata Taufik, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (24/10).
Sedangkan terkait adanya aspirasi yang disampaikan ormas Islam dan betawi yang menyatakan menolak pengangkatan Ahok sebagai Gubernur definitif DKI, Taufik mengatakan tidak akan membiarkannya begitu saja.
Kata dia, semua masukan dari warga akan diproses berdasar mekanisme yang ada.
“Tadi kita juga kita menerima surat soal pernyataan dari (sebagian) warga Jakarta. Kita tinggal diam, nanti pada waktunya akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Berulang kali sudah menyampaikan janji akan menindaklajuti aspirasi dari sebagian warga Jakarta yang menolak Ahok, Taufik mengakui kalau saat ini upaya itu masih terkendala belum terbentuknya alat kelengkapan dewan di DPRD DKI. 
Kabar mengenai akan dilantiknya Ahok sebagai Gubernur definitif DKI, sebelumnya muncul di pertemuan antara perwakilan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dengan DPRD DKI yang diwakili Taufik, siang tadi. 
“Pak Taufik tolong dijawab, saya dapat kabar bahwasanya Ahok akan dilantik tanggal 3 November, benar begitu pak?” tanya Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Khotot yang tergabung dalam GMJ di pertemuan tadi.

()