Beijing, aktual.com – Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengakui peran Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Hong Kong (Indonesia Chamber of Commerce/Inacham) yang turut meningkatkan hubungan dagang kedua belah pihak.

“Kami mengapresiasi Inacham yang turut berperan dalam memperkuat hubungan ekonomi, perdagangan, dan investasi Indonesia dan Hong Kong,” katanya di Beijing, Jumat (2/12).

Hubungan dagang dan investasi Indonesia dengan China dan Hong Kong setiap tahun terus mengalami peningkatan.

Pada Januari-Oktober 2022 nilai perdagangan Indonesia dengan China dan Hong Kong telah mencapai 122 miliar dolar AS, melampaui target sebesar 120 miliar dolar AS. Sementara khusus Hong Kong, dalam hal investasi di Indonesia menempati peringkat ketiga di bawah China yang berada di peringkat kedua.

“Kami tetap berharap Inacham dapat terus berperan aktif dalam membantu kalangan pebisnis Hong Kong mendapatkan pemahaman lebih luas tentang Indonesia dan memanfaatkan peluang kerja sama antar-kedua belah pihak,” kata Djauhari.

Belum lama ini Presiden Joko Widodo bertemu Kepala Eksekutif Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR) John Lee di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Thailand.

“Pertemuan tersebut semakin menegaskan hubungan baik antara Indonesia dan Hong Kong,” katanya menambahkan.

Dubes bersama Konsul Jenderal RI di Hong Kong Ricky Suhendar menghadiri perayaan lima tahun Inacham di Hong Kong pada Rabu (30/11).

Perayaan tersebut dihadiri oleh Ketua Inacham Hong Kong Tjia Boen Sien, Ketua Kadin Hong Kong (CGCC) Jonathan Lamport, pimpinan perwakilan bank di Hong Kong yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), dan 200 pengusaha Hong Kong.

“Pengusaha yang hadir menyampaikan keinginannya memperluas investasi dan perdagangan di Indonesia,” kata Ricky Suhendar.

Inacham Hong Kong dibentuk pada 30 November 2017 sebagai tindak lanjut dari kunjungan resmi Presiden Jokowi ke Hong Kong pada Mei 2017.

(Antara)

(Rizky Zulkarnain)