Manado, Aktual.com – PT PLN Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Gorontalo (Suluttenggo) siap mendukung investasi di daerah tersebut, dengan mengoperasikan sejumlah pembangkit listrik.

“Telah diresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Gorontalo dengan kapasitas 2×25 Mega Watt (MW) yang berlokasi di Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo,” kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Utara (UIP Sulbagut), Mimin Insani, di Manado, Sabtu(22/8).

Hadirnya PLTU Gorontalo diharapkan dapat mendorong tumbuhnya investasi berupa industri dan bisnis sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Apabila industri semakin besar maka akan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di Gorontalo,” katanya.

Tambahan pasokan listrik dari PLTU Gorontalo meningkatkan daya mampu listrik sub sistem kelistrikan Gorontalo menjadi 176 MW dengan beban puncak sebesar 98 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 78 MW yang dapat digunakan untuk mendukung investasi. Selain itu, pasokan listrik dari PLTU Gorontalo juga dapat digunakan untuk mendukung 138.889 pelanggan rumah tangga dengan daya 900 Volt Ampere.

Beroperasinya PLTU Gorontalo juga menurunkan Biaya Pokok Produksi (BPP) melalui penghematan penggunaan BBM sebesar 130,5 kiloliter/hari. Hingga awal Agustus, PLTU Gorontalo telah memproduksi energi listrik lebih dari 350 Juta kWh.

Selain menggunakan batubara, PLN juga berinovasi dengan melakukan co firing di PLTU Gorontalo dengan mensubstitusi batubara sebesar 5 persen dengan memanfaatkan bahan bakar biomassa berupa kayu lamtoro yang didapatkan dari hutan energi di sekitar proyek.

“Ini merupakan bagian dari transformasi kami untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan, salah satunya melalui co firing PLTU dengan potensi lokal yang ada,” ujar Mimin.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan PLTU ini, terutama pemerintah Provinsi Gorontalo.(Antara)

(Warto'i)