Jakarta, Aktual.co — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan penjualan obat-obatanilegal di Jakarta dan sekitarnya semakin marak sehingga perlu dilakukantindakan tegas. Beberapa waktu yang lalu, Kepala BPOM Roy A. Sparringamengatakan hal itu berdasarkan pada hasil pengawasan yang menemukan penjualanobat- obatan tradisional tanpa izin beredar dan tanpa label BPOM.
Obat-obatan ilegal itu tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi jugaluar negeri. Obat-obatan itu diduga mengandung zat yang membahayakan kesehatanmasyarakat. Aktual.co menelusuri kawasan Pasar Pramuka, Jakarta Timur, sentrapenjualan obat tradisonal dan mancanegara.
Dari sumber kami mengatakan bahwa, Pasar Pramuka merupakan tempat penjualanobat asli alias palsu (aspal). Selain obat, penjual disana juga menjualalat-alat medis.
Kami mencoba bertanya tentang kualitas barang tersebut kepada salah satupenjual. “Disini nggak ada barang aspal atau KW, asli semua. Yang KW cumangigi palsu,” ceplos Yudi salah seorang penjual yang ditemui di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (04/12) sore.
Selain Yudi, para penjual lainnya pun mengakui bahwa barang-barang danobat-obatan yang mereka jual tidak ada yang aspal.
Para penjual disini selalu menyarankan kepada pembeli agar selalu membawa resepobat langsung dari dokter. Karena mereka mengakui belum berani memberi obatsembarangan yang tidak sesuai pada penderita.
Di tempat yang sama, salah seorang pembeli yang berprofesi sebagai karyawanswasta mengaku tidak terlalu sulit mendapatkan obat di Pramuka.
“Nggak terlalu sering beli disini sih, justru rekomendasi temen suruhbeli obat disini,” pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
















