Presiden Club Jong Ambon Fc, Ronny Sapulette. Ist

Jakarta, Aktual.com – Pasca tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan nyawa berbuntut panjang. Desakan publik agar aparat penegak hukum harus terbuka dalam pengusutan dan juga terbuka dalam menetapkan para oknum-oknum yang terlibat dalam tragedi memilukan itu.

Tidak sampai disitu, publik Indonesia juga mendesak agar dilakukan revolusi secara total kepada organisasi PSSI, karena para pengurus PSSI nampaknya lepas tangan atas tragedi Kanjuruhan Malang.

Desakan publik agar PSSI direvolusi total mendapat dukungan penuh dari Presiden Club Jong Ambon Fc, Ronny Sapulette. Jong Ambon FC sendiri saat ini berlaga di Liga 3 pada musim 2021-2022 dan 2022-2023.

Menurut Ronny Sapulette, saatnya melakukan revolusi dalam tubuh PSSI setelah tragedi Kanjuruhan Malang. Pasalnya, tragedi tersebut menjadi tanggung jawab penuh PSSI, khususnya Ketua Umum PSSI Mohammad Iriawan alias Iwan Bule.

“Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Sangat penting, karena kejadian tragedi Kanjuruhan tidak terlepas dari tanggung jawab dari Ketua Umum PSSI,” kata Sapulette saat dihubungi, Rabu (21/12).

Menurut Sapulette, KLB yang akan berlangsung awal tahun 2023 nanti menjadi titik baru PSSI, baik pengurus dari tingkat pusat hingga tingkat daerah dan juga menjadi titik balik sepak bola Indonesia untuk lebih maju lagi dari sekarang.

“Disamping juga PSSI harus-harus melakukan perubahan dan pembenahan menajemen yang lebih baik, hingga ke Provinsi/Asprov,” jelasnya.

Dikatakan Sapulette, ada beberapa nama kandidat calon ketua umum PSSI yang mulai bermunculan, baik Kaesang Pangarep, Iwan Bule, Jenderal Dudung Abdurrachman hingga Erick Thohir tetapi yang layak menurut Sapulette adalah Erick Thohir.

Erick Thohir, lanjut Sapulette, adalah sosok yang dibutuhkan publik sepak bola Indonesia. Mengingat rekam jejak yang bagus dan punya kompetensi untuk memimpin PSSI.

“Figur yang tepat dan memiliki kompetensi menjadi Ketua Umum adalah Erick Thohir,” akuinya.

Terkait dengan impian masyarakat Indonesia agar Timnas bisa lolos dan berlaga di Piala Dunia 2026, Sapulette meyakini betul kalau manajemen PSSI semakin baik, maka Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.

“Pasti bisa, beliau punya pengalaman mengelolah klub yang punya nama besar, bahkan sejumlah relasi (dalam/luar negeri)beliau yang sangat dibutuhkan PSSI,” tutupnya.

(Tino Oktaviano)