Jakarta, Aktual.com — Ekonom DBS Bank mengungkapkan kembalinya perekonomian Indonesia ke tren positif setelah tumbuh 5,04 persen di triwulan IV 2015 harus dipertahankan dengan konsistensi pemerintah merealisasikan belanja fiskal pada 2016.

Rilis Badan Pusat Statitsik mengatakan pertumbuhan ekonomi di triwulan IV, dipicu sebagain besar oleh belanja fiskal di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2015, terutama belanja modal.

“Apakah dapat dipertahankan di kuartal pertama tahun ini? kuncinya masih di pemerintah agar pengeluaran fiskal mereka dapat lebih tertata sepanjang tahun,” ujar Ekonom DBS Bank Gundy Cahyadi, di Jakarta, Jumat (5/2).

Gundy juga melihat kemungkinan perekonomian di semester I 2016 akan lebih baik dibanding 2015, mengingat Idul Fitri, yang merupakan momentum konsumsi tinggi berlangsung pada semester I 2016.

DBS masih mempertahankan proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen pada 2016.

“Dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada kuartal IV 2015, ekonomi Indonesia sepanjang 2015 tumbuh 4,79 persen (year on year/yoy),” papar Kepala BPS Suryamin.

(Eka)