Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar atau kurs kembali menurun, yakni dari sebelumnya sebesar Rp 14.734 per USD pada Kamis (30/8/2018) naik menjadi Rp 14.800 per USD pada pukul 07.00 WIB. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu ini diprediksi masih akan melanjutkan pelemahan dari hari sebelumnya.

“Dalam perdagangan hari ini rupiah masih akan melemah tersengat data eksternal yang masih jelek,” Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu (16/10).

Dari Eropa, pelaku pasar akan menyikapi hasil dari pembicaraan antara Inggris dan Uni Eropa yang akan menentukan seberapa lancar keluarnya Inggris dari blok perdagangan.

Kabarnya Inggris dan Uni Eropa akan bertemu pada pertemuan puncak pada 17-18 Oktober 2019, yang akan menentukan apakah Inggris keluar dari Eropa dengan kesempatan atau tidak.

Sebelumnya Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar telah bertemu dengan Boris Johnson dan mengatakan pertemuan berjalan dengan sangat positif sehingga memungkinkan terjadinya soft-Brexit.

Dari Amerika Serikat, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengeluarkan ultimatum bahwa putaran berikutnya untuk tarif impor Cina akan segera diberlakukan jika kesepakatan dagang antara kedua negara belum tercapai.

(Abdul Hamid)