Jakarta, Aktual.com – Seorang pejabat perusahaan listrik negara mengungkapkan bahwa empat insinyur asing yang bekerja untuk perusahaan konstruksi Turki, Enka, diculik di Libya barat daya.

Para korban, yang berasal dari Turki dan Afrika Selatan, itu ditangkap saat bepergian dari bandar udara di kota Ubari ke sebuah pembangkit listrik yang mereka bantu pembangunannya, kata pejabat tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Tidak ada tanda-tanda secara langsung siapa yang telah menculik mereka.

Dalam pernyataan di lamannya, Enka menyebut bahwa tiga warga Turki telah diculik.

“Sekitar tengah hari ini di Libya, tiga warga negara kami, dua di antaranya ketika bekerja di negara itu, diculik oleh orang tak dikenal saat mereka bepergian di luar lokasi gedung,” kata pernyataan tersebut, Sabtu (4/11).

“Perusahaan kami mengikuti subjek dengan seksama, dan berhubungan dengan otoritas Turki dan Libya,” tambahnya.

Sejumlah peristiwa penculikan terjadi di seluruh wilayah Libya, yang telah mengalami kekacauan sejak terjadinya sebuah pemberontakan untuk menggulingkan pemimpin otokratis, Muammar Gaddafi pada 2011.

Para pekerja di pembangkit Ubari selama bertahun-tahun, mendapat gangguan secara berkala oleh bentrokan kesukuan atau masalah keamanan lainnya.

(Eka)