Sampit, Aktual.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah Masrawan mengimbau masyarakat menjaga rumah ibadah agama masing-masing sebagai antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Seluruh pengurus masjid, musolah, gereja, vihara, pura klenteng dan balai basarah, mohon jaga rumah ibadahnya. Jika diperlukan, siapkan petugas keamanan. Jangan sampai ada orang gila atau pihak tertentu, misalnya merusak atau membakar, lalu bisa menimbulkan saling duga,” kata Masrawan saat memimpin rapat kerja di Sampit, Sabtu (24/2).

Menurutnya, imbauan ini menindaklanjuti arahan Menteri Agama. Ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah insiden atau situasi yang bisa memicu gejolak yang dapat mengganggu kerukunan hidup beragama.

Masrawan menegaskan, kehidupan antarumat beragama di Kalimantan Tengah sangat bagus. Masyarakat saling menghargai, menjaga toleransi dan saling mengasihi meski berasal dari berbagai perbedaan latar belakang.

Bukan hal aneh di Kalimantan Tengah ketika pemeluk agama Kristen, Katolik maupun Hindu membantu membangun jalan menuju madrasah atau sekolah Islam. Begitu juga sebaliknya, Islam dan penganut agama lain juga membantu agama lainnya.