Berne, Aktual.com — Kosovo mendapat izin untuk memasukan para pemain dari Albania Samir Ujkani dan mantan pemain Norwegia Valon Berisha sebelum pertandingan internasional kompetitif pertama mereka.

“Ketiga pemain itu diizinkan untuk berpindah kewarganegaraan oleh Komite Status Pemain FIFA,” demikian seperti yang dilansir Reuters, Selasa (6/9).

Sebelumnya ketiga pemain itu tidak akan diizinkan untuk berganti tim, namun FIFA memberi perkecualian kepada Kosovo sebab federasi mereka baru diterima sebagai anggota badan sepak bola dunia pada Mei.

Kosovo akan bertanding melawan Finlandia pada Senin pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Gelandang Finlandia kelahiran Kosovo Perparim Hetemaj mengatakan bahwa ia tidak akan bermain pada pertandingan itu.

FIFA mengatakan pihaknya mengizinkan 12 pemain lain untuk bergabung dengan Kosovo, meski kelihatannya itu hanya akan menjadi sekedar formalitas belaka. Sebab tidak seorang pun di antara mereka pernah memainkan pertandingan internasional kompetitif di level senior untuk tim lain.

Mereka memasukkan Bersant Celina yang pernah bermain di level junior Norwegia dan sekarang sedang dipinjamkan Manchester City ke klub Belanda Twente Enschede.

Ujkani, yang bermain untuk tim Serie B Italia Pisa sebagai pemain pinjaman dari Genoa, telah 20 kali memperkuat timnas Albania dan bermain pada pertandingan-pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 dan kualifikasi-kualifikasi Piala Eropa 2012.

Pemain 28 tahun itu, yang tumbuh di Belgia dan menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Italia, telah kehilangan tempatnya di tim yang kini dikuasai Etrit Berisha.

Meha 30 tahun, yang besar di Jerman dan telah tujuh kali membela Albania, yang terakhir pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2016 menjamu Serbia pada Oktober.

Kosovo mendeklarasikan kemerdekaannya dari Serbia pada 2008, dan menghadapi perlawanan kuat dari Belgrade dalam upayanya untuk bergabung dengan badan sepak bola Eropa UEFA dan kemudian FIFA.

Gelandang Berisha 23 tahun, yang telah mencatatkan 20 penampilan untuk Norwegia, termasuk pada beberapa pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Dia lahir di Swdia dari orangtua yang merupakan imigran Kosovo, namun tumbuh di Norwegia.

(Wisnu)