Utah, Aktual.com – Lebih dari 15.000 cerpelai di AS mati karena virus corona sejak Agustus, dan pihak berwenang mengarantina sekitar selusin peternakan sementara mereka menyelidiki kasus tersebut, kata pejabat pertanian negara bagian.

Negara bagian Utah, Wisconsin, dan Michigan di AS – tempat virus corona membunuh cerpelai – mengatakan mereka tidak berencana memusnahkan hewan seperti yang dilakukan Denmark dan sedang memantau situasi di Denmark.

“Kami yakin bahwa mengarantina peternakan cerpelai yang terkena dampak selain menerapkan langkah-langkah keamanan hayati yang ketat akan berhasil mengendalikan SARS-CoV-2 di lokasi ini,” kata Departemen Pertanian AS, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (11/11).

USDA mengatakan sedang bekerja dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, pejabat negara bagian dan industri cerpelai untuk menguji dan memantau peternakan yang terinfeksi.

AS memiliki 359.850 pembiakan cerpelai untuk menghasilkan bayi, yang dikenal sebagai kit, dan menghasilkan 2,7 juta bulu tahun lalu. Wisconsin adalah negara bagian penghasil bulu mata terbesar, diikuti oleh Utah.(RRI)

(Warto'i)