Jakarta, Aktual.com – Polda Metro Jaya serentak menggelar gerakan Jakarta Bermasker di DKI Jakarta. Gerakan Jakarta Bermasker ini melibatkan TNI/Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dikutip dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, Senin (22/2), sejumlah warga yang tak menggunakan masker dilakukan peneguran dengan sanksi sosial seperti kepada warga yang melanggar PSBB di Jl. Landasan Pacu Timur Depan Wisma Atlet dan di Jl. Pangeran Jayakarta Pinangsia Tamansari.

Dalam Gerakan ” Jakarta Bermasker ” juga dilakukan pembagian masker kepada pengendara seperti yang dilakukan Polisi Lalu Lintas, Dinas Perhubungan dan Pol-PP di Tl. Tanah Merdeka Cilincing dan di Check Point Kalideres.

Sebelumnya,  Kapolda Metro Jaya hingga Gubernur DKI Jakarta meluncurkan gerakan Jakarta Bermasker. Peluncuran gerakan ‘Jakarta Bermasker’ diikuti oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjend TNI Dudung Abdurrachman, hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Acara peluncuran program ‘Jakarta Bermasker’ digelar di Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

“Kami Forkopimda DKI yang juga diikuti oleh Forkopimda wilayah penyanggah DKI, Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangsel, Wali Kota Depok, Wali Kota Bekasi Kota, dan Bupati Bekasi kita me-launching kembali gerakan Jakarta Bermasker yang tadi diikuti sekitar 413 kampung tangguh yang berbasis komunitas,” kata Irjen Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2).

Sedangkan Gubernur Anies Baswedan menambahkan penggunaan masker yang disiplin di masyarakat dinilai bisa menjadi cara paling mudah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Dia menyebut pihaknya di jajaran Pemprov DKI Jakarta akan mendukung penuh gerakan Jakarta Bermasker tersebut.

“Saat ini alat paling efektif untuk memotong mata rantai itu adalah dengan melaksanakan 3M dan dalam pikiran ini ada unsur memakai masker. Karena itulah kita mengkampanyekan terus menerus kepada warga se-Jabodetabek agar lebih disiplin, lebih konsisten dan insyaallah ini akan bisa memutus mata rantai tersebut,” pungkas Anies.(RRI)

(Warto'i)