Mensos Khofifah Indarparawangsa menghadiri acara sidang tahunan MPR 2017 di Senayan, Jakarta, Rabu (16/8). Sidang tahunan ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, menteri kabinet kerja, anggota DPR dan pejabat negara lainnya. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Partai Golkar memberi sinyal akan memberikan dukungan kepada Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2018. Hal ini karena adanya komunikasi antara Golkar dengan Khofifah.

Menanggapi itu, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, mengaku partainya belum memutuskan siapa calon yang bakal dijagokan sebagai calon gubernur di Jawa Timur. Termasuk, di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ia mengaku, terkait pencalonan tersebut partai berlambang beringin itu masih melakukan komunikasi dengan partai politik lainnya.

“Secara keseluruhan Golkar ingin menuntaskan soal calon dari partai Golkar itu di awal September mendatang. Mestinya sudah selesai, tetapi harus ada konsolidasi, terlebih lagi partai Golkar di daerah harus lakukan koalisi untuk usung calon. Jatim, kita dalam posisi lakukan komunikasi dengan partai yang ada, baru nanti kita ambil putusan siapa cagub-cawagub jateng dan jabar,” ujar Idrus di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (26/8).

Idrus mengatakan, hampir kepada semua, partai Golkar melakukan komunikasi politik. Sebab, pihaknya ingin mendapatkan calon yang sama secara ideologis, ada jaminan kompetensi, elektabilitas dan juga adanya komitmen untuk membangun masyarakat.

“Dari partai Golkar, sangat menghormati Khofifah. Kita sangat hargai perjuangannya dan kompetensinya. Saya kira sangat sulit kalau ada perempuan seperti itu,” katanya.

Idrus menambahkan, dalam waktu dekat Partai Golkar akan mengumumkan putusan partai soal calon gubernur Jatim yang diusungnya.

“Jujur beberapa hari lalu ketua umum dan kami juga lakukan pertemuan dengan Khofifah. Pada gilirannya nanti kita akan putuskan,” kata Idrus menambahkan.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, tidak menampik jika Partai Golkar telah merapat kepada Khofifah untuk Pilkada Jatim 2018. Ia pun memuji konsistensi Khofifah yang sebelumnya sudah dua kali melaju dalam pesta demokrasi di Jawa Timur ini.

“Beliau sudah dua kali bertarung dan kami berharap kalau beliau dapat memenangkan pertarungannya kali ini,” kata Nurul.

Nurul sendiri tidak mempermasalahkan keinginan Khofifah yang ingin berkomunikasi terlebih dulu dengan Presiden Joko Widodo sebelum resmi maju sebagai kandidat Gubernur Jatim.

“Kami hargai sikap beliau. Insyaallah Golkar akan mendukung,” tutup mantan bintang film ini.

 

Laporan Nailin Insaroh

()